Success

UBAH KELEMAHAN JADI KESUKSESAN – Timothy Ethelbert

Manusia adalah makhluk hidup yang dianugerahkan kecerdasan dan kehendak bebas yang luar biasa dari Yang Mahakuasa. Kecerdasan dan kehendak bebas ini dapat dikembangkan dan dipergunakan sebaik-baiknya. Namun sepintar-pintarnya seseorang ataupun sehebat-hebatnya seseorang pastilah memiliki kekurangan.

Setiap manusia tidak luput dari kelemahan atau kekurangan. Menurut saya, kelemahan dan kekurangan inilah yang menjadi warna dalam kehidupan saat ini. Manusia yang penuh dengan kelebihan dan talenta pun juga tak luput dari kekurangan.

Tidak ada alasan untuk sombong dalam berbagai hal. Mengapa? “Tak ada gading yang tak retak” artinya dalam setiap kelebihan selalu ada kekurangan. Namun kali ini saya ingin membahas dari sudut yang berbeda yaitu dalam setiap kekurangan selalu ada kelebihan.

Mengapa saya katakan demikian? Peluang selalu ada di setiap kesempatan, bahkan peluang seringkali tercipta dari keadaan yang kurang baik. Setiap kekurangan atau kelemahan anda yang paling mendasar bisa jadi adalah kelebihan atau bakat tersembunyi anda ( baca kembali Kelemahan Anda adalah Kunci Sukses Anda ! ). Mengatasi kekurangan atau kelemahan bukanlah hal yang mudah. Namun ada berbagai tips sederhana bagaimana anda menanggulangi segala kelemahan tersebut.

  1. Jadikan kekurangan anda sebagai motivasi untuk berkembang  –  Motivasi yang terbaik bukanlah hasil dari sebuah seminar, mentoring dll melainkan dimulai dari diri sendiri. Kekurangan atau kelemahan anda dapat menjadi dorongan tersendiri untuk mengembangkan bakat dan talenta yang anda miliki untuk dapat menjadi pribadi yang luar biasa.
  2. Jangan menahan kekurangan anda, mulai eksplorasi kelemahan anda  –  Sulit menahan kekurangan, untuk itu alangkah baiknya anda mencoba untuk mengeksplorasi apa yang menjadi kekurangan anda dan mulai mempelajarinya sedikit demi sedikit. Mungkin saja apa yang menjadi kelemahan anda adalah bakat terpendam anda.
  3. Membuka diri selebar-lebarnya atas setiap kritik dan saran  –  Bukan dihitung dari berapa banyak orang mendengarkan kita saat berbicara, melainkan berapa banyak kritik dan saran yang mau kita dengar. “Respect” dimulai dari merendahkan hati dan mau menerima banyak kritik dan saran yang berkaitan dengan kelemahan atau kekurangan kita. Jangan marah saat orang mengkritik anda, tetapi mengucap syukurlah karena orang tersebut masih peduli dengan anda.

Kelemahan dan kekurangan adalah pelengkap di kehidupan ini. Dari pada kita terus mengeluh atas kelemahan kita, lebih kita mulai berjuang untuk mengubahnya menjadi kelebihan kita. Semua dimulai dari keyakinan, mulailah yakin atas diri anda sendiri maka manfaat dan benefitnya akan anda rasakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *